Menolak Lupa Archives - FSLDK Indonesia

no image added yet.

Kami Menolak Lupa!

By | Gagasan | No Comments

Penulis: Hanafi Ridwan D.

Hari ini tertanggal 30 September, tepat saat sholat jumat hujan deras mengguyur kota Surakarta. Menganalogikan langit menangis mungkin berlebihan. Tapi tak bisa dipungkiri hari ini (seharusnya) menjadi hari berduka bagi bangsa Indonesia, khususnya umat Islam. Tepat 51 tahun yang lalu telah pecah pemberontakan PKI terhadap pemerintah Indonesia. Mahsyur pada ingatan bangsa Indonesia bahwa pada 30 September 65 adalah dibantainya dengan biadab jendral dan perwira TNI. Sebelum dibunuh, mereka disiksa dan diperlakukan lebih rendah dari binatang. Jasadnya ditumpuk bagai sampah pada lubang sumur sempit di Lubang Buaya.

Namun sebagai seorang muslim, seharusnya ingatan kita terbuka lebar ke belakang. Fakta tidak bisa ditutupi, sejarah tidak bisa dihapus, bahwa dalam parade pemberontakan kaum komunis yang menjadi tumbal mayoritas adalah kaum muslimin. Ini memang bukan sebuah perwujudan ungkapan “mata dibalas dengan mata”. Tapi ini adalah bentuk kemarahan terhadap kebiadaban yang menimpa kaum muslimin. Saat genangan darah menyentuh mata kaki. Saat tubuh digergaji, diterjang palu arit, disiksa sampai mati. Juga saat patriot yang dituduh penghianat negara untuk sebuah legalisasi eksekusi.

Untuk setiap darah yang tertumpah. Untuk setiap air mata yang mengalir, membanjir. Untuk setiap jiwa yang direnggut paksa. Kami menolak lupa! Karena dalam jiwa dan pikiran kami, bendera setengah tiang akan tetap berkibar sebagai tanda duka. Pemalang Siantar, Jakarta, Semarang, Madiun, Solo, adalah satu diantara sekian banyak saksi sejarah yang telah melintas zaman. Kami tidak akan diam berpangku tangan untuk setiap ancaman pada keutuhan dan kedaulatan NKRI. Karena negeri ini adalah warisan perjuangan para pejuang, ulama, dan santri. Semogalah engkau para pejuang muslim, ulama dan santri yang telah gugur dalam pembelaan tercatat sebagai syahid fi sabilillah dan Allah berkenan menerima ruh yang kembali dalam kedamaian.

Categories