Kunjungan FSLDK Indonesia ke MUI

Kunjungan FSLDK Indonesia ke MUI

15034849_1243127192392897_349378671653421056_n

Kunjungan FSLDK Indonesia Ke MUI

 

 

Jakarta, 16 November 2016 bertempat di markas Polri, Kabareskrim Ali Dono Sukmanto menyampaikan hasil putusan gelar perkara terhadap kasus penistaan agama Islam oleh terduga Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Keputusan hasil penyelidikan adalah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditetapkan sebagai tersangka dan penanganan kasus akan ditingkatkan menjadi penyidikan dan akan dilaksanakan peradilan terbuka. Namun sayang, setelah ditetapkan sebagai tersangka Ahok masih bebas, hanya dicegah untuk pergi keluar negeri. Sikap yang ditunjukkan Ahok pun tidak menunjukkan penyesalan. Alih-alih sesumbar dan terlihat arogan. 

Merespon hal tersebut FSLDK Indonesia mengunjungi kantor pusat MUI di jalan Proklamasi No. 51, Jakarta Pusat. FSLDK Indonesia diwakili oleh Puskomnas, Puskomda Jogja, Puskomda Semarang Raya, Puskomda Solo Raya, Puskomda Bandung Raya, dan Puskomda Jadebek. Sedangkan dari pihak MUI yang menyambut rombongan adalah Dr. H. Zainal Arifin Hoesein, S.H., M.H. selaku Sekretaris Komisi Hukum MUI dan Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, M.A. yang merupakan Ketua Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga. 

Kunjungan ini selain silaturahim adalah sebagai bentuk dukungan FSLDK Indonesia kepada MUI yang telah mengeluarkan sikap keagamaannya menanggapi isu penistaan agama oleh Ahok. Rombongan yang diwakili ketua Puskomnas, Hanafi Ridwan menyampaikan beberapa hal kepada perwakilan MUI “Kami mewakili Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus Indonesia ingin menyampaikan dukungan kami kepada MUI atas sikap keagamaan yang telah dikeluarkan dalam menyikapi isu penistaan agama beberapa waktu lalu, yang pagi tadi telah ditetapkan sebagai tersangka”. 

FSLDK Indonesia sebagai representasi aktivis mahasiswa muslim di ratusan kampus di seluruh Indonesia menegaskan posisinya berada dalam barisan ulama, dan siap mengawal kasus ini sampai selesai. Pihak MUI juga merespon baik sikap FSLDK Indonesia dan menerima pernyataan sikap yang disampaikan dan berkomitmen akan mengawal persoalan ini.

Terakhir FSLDK Indonesia melalui ketua Puskomnas menyampaikan “Kami menghimbau kepada seluruh umat Islam di Indonesia untuk terus mengawal keberjalanan isu ini dan memastikan bahwa keadilan dan supremasi hukum dapat ditegakkan. Jangan sampai ada pihak-pihak yang secara tidak bertanggung jawab melakukan tindakan yang menciderai sistem hukum itu sendiri. Sekali lagi keadilan harus tegak di bumi Indonesia”. 

Categories