AMPD Aksi Untuk Menghimbau Warga Menjelang Gerhana

AMPD Aksi Untuk Menghimbau Warga Menjelang Gerhana

088456400_1419062543-T01-04w

Sumber Gambar: news.liputan6.com

Palembang, 07/03/2016. Pada tanggal 9 Maret 2016 diprediksi akan terjadi gerhana matahari total dan Sumatera Selatan termasuk salah satu Provinsi yang akan dilewati. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, melalui kepala Disbudparprov menyiapkan berbagai agenda dalam rangka menyambut fenomena alam langka ini. Namun sangat disayangkankan agenda yang sejatinya menabilkan kearifan lokal, justru tidak ditemukan rundown yang menampilkan budaya Palembang Darussalam. Oleh sebab itu, Aliansi Masyarakat Palembang Darussalam (AMPD) yang tergabung dari Masyarakat Palembang, BEM, Puskomda Sumsel, IMM, KAMMI, HMI, PII, FPI, PUI, FUI, JPRMI SUMSEL, dan IKADI, melalui aksi damai Longmarch dari simpang Cinde menuju Kantor Gubernur Sumsel.

Seperti yang disampaikan Tri Resta Yogias selaku koordinator lapangan, “Jika memang festival GMT adalah bagian dari promosi budaya dan menarik wisatawan mancanegara ke Sumatera Selatan, harusnya yang ditampilkan adalah budaya-budaya yang bercirikan Sumatera Selatan dan Palembang Darussalam.”

Ia juga menambahkan, tanggal 9 Maret yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, AMPD tidak melarang adanya ritual-ritual keagamaan tertentu, selama tidak diakomodir oleh pemerintah provinsi. Karena ini akan mengganggru ketenangan dan kerukunan umat beragama. “Kita tidak melarang adanya ritual keagamaan dalam memperingati Hari Raya Nyepi, selama itu dilaksanakan oleh pemelukya sendiri. Namun sangat disayangkan ketika ritual kegamaan itu justru diakomodir oleh pemerintah dalam hal ini Disbudoar Sumsel, kemudian dikampanyekan kepada masyarakat Sumsel yang mayoritas Muslim.”

Hendro Assundawi selaku Koodinator Aksi menyampaikan, bagi umat Islam gerhana matahari merupakan bentuk ketakutan kepada Allah swt dan Kuasa-Nya. Oleh sebab itu pada saat gerhana matahari diperintahkan untuk melaksanakan sholat gerhana dan memperbanyak dzikir. Tidak dengan melakukan aktivitas lain, apalagi yang bernuansa hura-hura. “Umat Islam harus sadar bahwa gerhana matahari bentuk ketakutan dan kuasa Allah swt, makanya kita diperintahkan untuk sholat gerhana dan memperbanyak dzikir. Bukan dengan berhura-hura seolah-olah tidak takut dengan fenomena ini. Bagaimana kalau matahari tidak pernah muncul kembali???”

Ia juga meminta agar MUI Sumsel dan Palembang selaku otoritas keagamaan untuk tegas menyampaikan larangan kepada umat Islam melakukan ritual-ritual Syirik saat terjadi gerhana matahari. MUI harus membuat pernyataan sikap dan membuat menganjurkan kepada umat Islam untuk melaksanakan sholat gerhana dan memperbanyak dzikir.

Diakhir orasinya, apabila tidak ada revisi terhadap acara tersebut, ia meminta Alex Noerdin selaku Gubernur Sumsel untuk mencopot jabatan Kadisbudpar yang nyata-nyata telah mencederai ketenangan dan kerukunan umat beragama. (Puskomda Sumsel)

Categories